Showing posts with label Lain-Lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-Lain. Show all posts

Thursday, May 15, 2014

Tutorial Play Market Glory 2014

Marketglory adalah web game real economy jadi pake uang beneran (mata uang yg digunakan Euro)
disini saya akan bahas cara bermain karena banyak yg bertanya-tanya bagaimana cara bermain disini

pertama register dulu disini : www.marketglory.com

nah setelah masuk pasti agan2x bingung ini mau ngapain sih 

Hari Pertama
pertama kali yang anda lakukan ada fight dulu 10 kali untuk mendapatkan uang idr fight attack, ini berlangsung sepuluh menit

                                                                         Cara Fight :



sewaktu fight dapet uang jangan lupa beli koran/articel karena semakin besar energy u semakin besar uang yang kamu dapet
1 koran akan mendapat energi 0.3 point energy

                                                                    Cara beli koran :


setelah fight 10 kali saatnya work
work berdasarkan dari productivity jadi semakin besar productivity mu semakin besar jumlah uang yang kamu dapet sewaktu kerja dan jangan lupa untuk bekerja tiap hari karena setiap 3 hari work akan mendapat bonus

Hari kedua 
di hari kedua agan khan punya sisa uang dari kemarin uangnya buat beli koran dulu biar dapet uang lebih banyak sewaktu fight trus fight 10 kali terus work

Hari ketiga 
di hari ketiga anda pasti sudah punya uang agak lebih saatnya anda untuk beli susu yang bisa di beli di local market

                                                                       Cara beli susu :


setelah beli susu beli koran baru fight terus terakhir work

Hari berikutnya 
lakukan point2x diatas terus menerus, apabila uang untuk beli 10 koran masih tersisa usahakan membeli food, di local market, bisa memilih cuisine kualitas bintang tiga, dan akan mendapat energi 5 point, usahakan sesuaikan jam makan dengan fight dan work, ingat makanan dibeli sebelum jam makan, jam makan bisa dipilih antara jam 07.15, 13.15, 19.15, 01.15. Ingat kalau energi semakin banyak, maka bonus dan gaji juga akan semakin besar. Contoh, kalau energy 5 dipakai fight, selama 10 kali maka akan mendapatkan kurang lebih 5 IDR belum dipotong pajak, tetapi itu sudah lumyan, dengan 5 atau 6 hari bermain, dimungkinkan bisa terkumpul 2 gold atau 20 IDR, bahkan lebih.

Setelah duit anda terkumpul 2 gold saatnya anda buka pabrik sendiri

Energy  

energy didapat dari
Food:
1 for lower quality
3 for normal quality
5 for high quality

The food is consumed four times a day, at: 3.15, 9.15, 15.15 and 21.15 server time (+2 GMT). The food can be bought either from the local market (with local currency), or from the global market (with Gold). After you have bought the food, you can see how many products you have on stock from the menu Profile/Inventory.

Clothes:
1 per day for low quality
3 per day for normal quality
5 per day for high-quality.

Note that clothes last for 10 days. The clothes can be bought either from the local market (with local currency), or from the global market (with Gold). After you have bought the clothes, you can see how many products you have on stock from the menu Profile/ Inventory.

Coffee:
1 for lower quality coffee
3 for normal quality coffee
5 for high quality coffee

The coffee can be consumed whenever you wish. The coffee can be bought either from the local market (with local currency), or from the global market (with Gold). After you have bought the coffee, you can see how many products you have on stock from the menu Profile/ Inventory.

Milk:
1 for lower quality Milk
3 for normal quality Milk
5 for high quality Milk

The Milk can be consumed once a day and it offers the energy points when you buy it. The Milk can be bought either from the local market (with local currency), or from the global market (with Gold).

Houses:
7 house
20 Villa
35 Palace

Energy Berkurang setiap 1 jam 5% dari total energy


Experience


Experience bertambah dari kerja tiap hari
tiap kerja dapet 0.70 exp
tiap 1 hari berkurang exp nya :
0.2 points if you have between 1 and 10 experience points,
0.4 points if you have between 10 and 100 experience points,
1.0 points if you have between 100 and 500 experience points,
1.5 points if you have between 500 and 1000 experience points

[/spoiler]  

Knowledge
[spoiler=knowledge]

knowlage didapt dari beli buku
Low quality Book = +1 Knowledge,
Normal quality Book = +3 Knowledge,
High quality Book = +5 Knowledge.

Knowlage berkurng tiap hari
0.2 points if your Knowledge is between 1 and 100,
0.4 points if your Knowledge is between 100 and 500,
0.6 points if your Knowledge is between 500 and 1000.



Arena

tips ini dari Gurielamp
Update Itungan untuk ikutan ke arena saat ini 11 May 2013 :

Arena direset setiap jam server 00:00 atau jam 04:00 WIB
kapan arena selesai yah jam 00:00 cuman kalo kesiangan orangnya yg sisa sakti2x

Syarat ikutan arena adalah
1. harus punya Energy minimal 5 points
2. harus punya Min 1 attack dan 1 defense weapon

HQ (bintang 3) Milk : 1.76 IDR (+5energy) *lokal market
attack weapon : 1.65 IDR (low quality grenade) *lokal market
defense weapon : 3.40 IDR (low quality glasses) *lokal market
= 6.81 IDR (ini modal awal buat arena)
----------------------------------------------
Rewards :

*untuk dapetin rewards kita harus punya ini at the end of the day (ini sebelum jam 00.00) *server time :
1. Energy minimal 5 points
2. punya min 1 attack dan 1 defense weapon

point untuknaik lv
ke novice satu butuh 5 point
ke novice 2 butuh 18 point
ke novice 3 butuh 48 point
selanjutnya bisa di baca di
http://www.marketglory.com/account/arena/bonuses
arahin mouse nya ke rank ntar ada penjelasannya

Novice lvl 2= 0.24 EUR
kira2 bersihnya 0.18 EUR
= 0.72 Gold
= 7.2 IDR

Novice lvl 3= 0.36 EUR
kira2 bersihnya 0.27 EUR
= 1.08 Gold
= 10.8 IDR

Novice lvl 4= 0.60 EUR
kira2 bersihnya = 0.42 EUR
= 1.68 Gold
= 16.8 IDR

*note :gausah kuatir kalo masih di novice lvl 2 keliatan itungan cuma balik modal, karena masih ada sisa 5 energi dari arena dan sisa energi bisa dipake buat referral fights dan work, jadi penghasilan lebih banyak dari biasa
Nah disini keuntungan kita kalo cuma di lvl 2 Novice :
Biasanya 1x referal fight :
1 energy : 0.1 IDR
5 energy : 0.48 IDR (kalo sampe 10 x yg terakhir 0.397 IDR)

Oke gini, kita ambil berishnya tanpa dipotong pajak di kedua duanya:

Dengan :

1 energy, 10x referral fightsnya dapet : 1 IDR/day
5 energy, 10x referral fightsnya dapet : 4.4 IDR/day

INI PENTING : Karena sekarang sumber energy kita High quality milk berarti jgn sampe kita ngaret minumnya, karena bakalan bisa di minum lagi setelah 24jam, saran gue minum lah sekitar jam 3, supaya besoknya lagi bisa di minum jam 3 lewat 5 dan seterusnya karena waktu minum susu ga mungkin bisa di majuin.

kalo terakir diminum jam 3.59.59? gimana dong?
haha ya wasalam berarti milknya ga bisa dipake buat arena, takut ga sempet, kalo udah gitu mending beli cuisine aja dulu sebelom jam 1 malemnya dihari sblm arena, dan di hari itu gausah beli susu, dan beli susunya di sambung besoknya lagi jam 3 subuh biar ga kebablasan

Untuk itungan berapa besarnya energi yang di keluarkan saat di hit/ ngehit, gue masih blm tau berapa pastinya, tapi biasanya berkurang kisaran 0.2-0,3 point saat energy kita kurang lebih 5 point
untuk tetap bisa hit di arena min 5 energy, nah biar murah caranya bisa dengan beli koran kalo udah ga cukup energy buat ngehit (biasanya gue beli antara 2-3pcs koran untuk bs ngehit dan di hit sebanyak 5x).
*note : inget belinya dicicil 1 per 1 pas energi kita kurang dari 5 jgn langsung di borong semua

nah setelah referral fights boleh baru deh kita work.
work ini biasanya gue taro terakhir setelah referral fight karena, 1x work makan 5% energy. bisa2 kalo work duluan nanti bonus dari referral fights jadi berkurang banyak.

Thanks.
»»  readmore...

Rumus Perhitungan Pendapatan Market Glory



ini ane share gan, rumus pendapatan di market glory bentuk excel.
ane dapetin referensinya dari Kaskus

download

kalau belum punya akun nya tinggal klik link di bawah ini

daftar


»»  readmore...

Monday, May 12, 2014

kerja online dengan PTC (Paid To Click) terpercaya (probux)

Dapatkan Penghasilan sampingan dari kerja online yang cuman klik-klik iklan. dapat di masukan ke rekening online seperti paypal


 

 TERTARIK? cukup klik link ini : www.probux.com


Kemudian lakukan
1. Registrasi (sign Up)
2. Buka email yang digunakan untuk sign up
3. buka inbox dari probux untuk verifikasi
4. jika tidak ada di inbox coba lihat di menu spam
5. klik link yang ada pada messages untuk verifikasi
6. kemudian anda coba log in di pro bux
7. masuk ke menu my account untuk melihat berapa uang anda
8. masuk ke menu view adds untuk memulai bekerja
9. klik satu per satu iklan yang tersedia
10. anda akan di arahkan untuk melihat iklan tersebut
11. tunggu beberapa saat untuk mendapatkan uang anda.
12. jika sudah maka langsung saja anda close tab tsb
13. lihat di my account uang anda bertambah



»»  readmore...

Friday, November 30, 2012

Laporan Praktikum Termokimia Lengkap

LAPORAN PRAKTIKUM
TERMOKIMIA

I.                   TUJUAN
Tujuan dilakukannya percobaan ini adalah untuk :
1.      Mempelajari setiap reaksi kimia disertai dengan perubahan energi.
2.      Menghitung perubahan kalor beberapa reaksi dengan percobaan yang sederhana.

II.                DASAR TEORI
Termokimia adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara energi panas dan energi kimia. Sedangkan energi kimia didefinisikan sebagai energi yang dikandung setiap unsur atau senyawa. Energi  kimia yang terkandung dalam suatu zat adalah semacam energi potensial zat tersebut. Energi potensial kimia yang terkandung dalam suatu zat disebut panas dalam atau entalpi dan dinyatakan dengan simbol H. Selisih antara entalpi reaktan dan entalpi hasil pada suatu reaksi disebut perubahan entalpi reaksi.
            Dalam percobaan ini perubahan kalor yang diamati dilakukan pada tekanan konstan dan sistem yang diamati menyangkut cair – padat sehimgga perubahan volume dapat diabaikan. Akibatnya kerja yang bersangkutan dengan sistem dapat pula diabaikan (P∆V=0). Oleh karena itu perubahan entalpi (∆H) sama dengan perubahan entalpi dalam (∆U).
            Perubahan energi dapat terjadi dalam suatu sistem maupun lingkungan. Sistem dapat berupa gas, uap air, dan uap dalam kontak dengan cairan. Secara umum sistem dibagi  3 macam, yaitu:
            1. Sistem tersekat (terisolasi) : sistem yang tidak ada pertukaran energi maupun materi ke lingkungan. Contoh: termos.
            2. Sistem tertutup : sistem yang memungkinkan terjadinya pertukaran energi tanpa pertukaran materi ke lingkungan. Contoh: sejumlah gas dalam silinder yang dilengkapi penghisap.
            3. Sistem terbuka : sistem yang memungkinkan terjadinya pertukaran energi dan materi ke lingkungan. Contohnya: suatu zat dalam gelas kimia.
            Jumlah kalor yang terlibat dalam reaksi dapat ditentukan dengan menggunakan kalorimeter. Besaran fisika yang dapat diamati adalah temperatur. Kalorimeter dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai termos ideal dimana tidak terjadi perpindahan kalor dari kalorimeter ke isinya (Campuran reaksi yang akan ditentukan kalor reaksinya) atau sebaliknya.
            Oleh karena itu harus ditera (yakni dengan menentukan kalor yang diserap oleh kalorimeter). Jumlah kalor yang diserap oleh kalorimeter untuk menaikan temperaturnya sebesar 1 derajat disebut tetapan kalorimeter.
            Dalam hal ini jumlah kalor yang dibebaskan/diserap oleh reaksi sama dengan jumlah kalor yang diserap/dibebaskan oleh kalorimeter ditambah dengan jumlah kalor yang diserap/dibebaskan oleh larutan didalam kalorimeter. Oleh karena itu energi tidak dapat dimusnahkan atau diciptakan.
                                    Maka : q reaksi + q kalorimeter + q larutan = 0
                                                atau
                                                q reaksi = - (q kalorimeter + q larutan)




I.                   DATA PENGAMATAN
a.         Penetapan Tetapan Kalorimeter
            T1=28
            T2=38
Data Pengamatan Temperatur Air
Waktu (Menit)
Temperatur
1
31,50C
2
310C
3
310C
4
310C
5
310C
6
310C
7
310C
8
310C
9
310C
10
310C







b.                  Penentuan Kalor Reaksi CuSO4-Zn(s)
Berat Zn = 0,989 gram
Data Pengamatan Temperatur CuSO4
Waktu (menit)
Temperatur
0.5
280C
1
28,50C
1.5
28,50C
2
28,50C

Data Pengamatan Temperatur- Campuran Reaksi
Waktu (menit)
Temperatur
1
320C
2
320C
3
32.50C
4
330C
5
330C
6
330C
7
330C
8
330C
9
330C
10
330C

c.                   Penentuan kalor pelarutan ethanol-air
No.
Volume (mL)
Massa (gram)
Mol
(mol)
∆Tm
∆Ta
∆H/mol
Mol air/
mol ethanol
Air
Ethanol
Air
Ethanol
Air
Ethanol
1.
18
29
18
22,9
1
0,49
5,5
4,5
1529,611
2,04
2.
27
19,3
27
15,3
1,5
0,33
7
6
3179,657
    4,54
3.
36
14,5
36
11,5
2
0,25
6
5
3532,878
8,00
4.
36
11,6
36
9,2
2
0,20
6
5
5266,607
10,00
5.
26
5,8
26
4,6
1,4
0,10
4
3
3969,553
14,00
6.
45
4,8
45
3,8
2,5
0,08
3,5
2,5
6338,442
31,25














d.         Penentuan Kalor Penetralan NaOH- HCl
            Temperatur NaOH= Temperatur HCl= 270C

Data Pengamatan Temperatur Campuran Reaksi
Waktu (menit)
Temperatur  (oC)
∆T (oC)
0.5
35.5
8,5
1
35
8
1.5
35
8
2
35
8
2.5
35
8
3
35
8
3.5
35
8
4
35
8
4.5
35
8
5
35
8

II.                PERHITUNGAN DAN GRAFIK
4.1  Perhitungan
4.1.1  Menentukan tetapan kalorimeter
Dari hasil percobaan, diperoleh data sebagai berikut:
T1 = 28oC = 301K
T2 = 38oC = 311K
Ta = 31oC = 304K
ρ air = 1 gr.cm-(konstan)
c air = 4,2 J g-1 K-1
∆t    = T2 – Ta                                                                                  
      = 311 – 304 = 7K               
∆T = Ta – T1
      = 304 – 301 = 3K
m air = ρ air x V air
     = 20 ml x 1 gr/cm3
        = 20 gr                            
Untuk mengitung:
Q1       = kalor yang diserap air dingin
Q2         = kalor yang diserap air panas
Q3         = kalor yang diterima kalorimeter
  
   Maka,
Q1       = m air dingin x c x ∆ T
           = 20 gr x 4,2 J gr-1 K-1 x 3 K
           =252 J
Q2       = m air panas x c x ∆ t
           = 20 gr x 4,2 J gr-1 K-1 x 7 K
           = 588 J
Q3       = Q2 - Q1
           = 588 J – 252 J
           = 336 J
Tetapan kalorimeter (k) :
k         =
           =
           = 112 J K-1
Jadi, kita dapat tetapan kalorimeternya adalah 112 J K-1

4.1.2     Menentukan kalor reaksi dari Zn(s) – CuSO4 (aq)
Tawal                 = 28,5 oC = 301,5 K
Takhir                 = 33 oC    = 306 K
C larutan              = 3,52 j gr-1 K-1
r lar                        = 1,14 gr/cm3
Massa Zn         = 0,989 gram
              n CuSO4          = V x  M
                      = 40 ml x 0,5
                      = 20 mmol
                      = 0,02 mol
              n Zn  = m / Mr
                        = 0,989 / 64,5
                        = 0,0153 mol
              m lar   = Vlar x ρlar
          = 40 ml x 1,14 gr/cm3
          = 45,6 gr
·                         Zn                 +          CuSO4            ®        Cu      +         ZnSO4
m           0,0153mol                 0,02mol                         -                         -
r             0,0153mol                 0,0153mol                   0,0153mol       0,0153mol
s                       -                       0,0047mol                   0,0153mol       0,0153mol
              ∆ T    = Takhir – Tawal
          = 306 K – 301,5 K
          = 4,5 oC
·                     Kalor yang diserap calorimeter           = Qkal    = k x ∆ T
                                                                      = 112 J K-1 x 4,5K
                                                          = 504 J

·                     Kalor yang diserap larutan                  = Qlar    = m lar x c x ∆ T
                                                                      = 45,6 gr x 3,52 j gr-1 K-1 x 4,5 K
                                                                      = 722,304 J
·                     Kalor reaksi                             = Qkal + Qlar
                                                          = 504 J + 722,304 J
                                                          = 1229,304 J
∆H reaksi                    = kalor reaksi / mol pereaksi
                                  = 1229,304 J / 0,0153 mol
                                  = 80346,67 J mol-1
                                    = 80,34667 kJ mol-1

4.1.3 Penentuan Kalor Pelarutan Ethanol-Air
ρ ethanol                = 0,793 gr/cm3
ρ air                      = 1 gr/cm3
c etanol             = 1,92 j gr-1 K-1
c air                      = 4,2 j gr-1 K-1
∆T                 = ∆Ta


Massa Ethanol
ρ = m / V
m = ρ x V
1) met = 0,793 x 29 = 22,9 gr
2) met = 0,793 x 19,3 = 15,3 gr
3) met = 0,793 x 14,5 = 11,5 gr
4) met = 0,793 x 11,6 = 9,2 gr
5) met = 0,793 x 5,8 = 4,6 gr
6) m et =0,793 x 4,8 = 3,8  gr
Mol Air
n = massa / mr
1) n = 18 / 18 = 1 mol
2) n = 27 / 18 = 1,5 mol
3) n = 36 / 18 = 2 mol
4) n = 36 / 18 = 2 mol
5) n = 26 / 18 = 1,4  mol
6) n = 45 / 18 = 2,5 mol
Mol ethanol
n = massa / mr
1) n = 22,9 / 46 = 0,49 mol
2) n = 15,3 / 46 = 0,33 mol
3) n = 11,5 / 46 = 0,25 mol
4) n = 9,20 / 46 = 0,20 mol
5) n = 4,60 / 46 = 0,10 mol
6) n = 3,80 / 46 = 0,08 mol
Temperatur Ethanol
∆T = Takhir – T awal
1)      ∆T = 304,5K – 299K = 5,5K
2)      ∆T = 306K - 299K = 7K
3)      ∆T = 305K – 299K = 6K
4)      ∆T = 305K – 299K = 6K
5)      ∆T = 303K - 299 K = 4K
6)      ∆T = 302,5K – 299K = 3,5K

Temperatur Air
∆T = Takhir – T awal
1)      ∆T = 304,5 K– 300K = 4,5K
2)      ∆T = 306K – 300K = 6K
3)      ∆T = 305K – 300K= 5K
4)      ∆T = 305K – 300 K= 5K
5)      ∆T = 303K – 300K = 3K
6)      ∆T = 302,5K – 300K = 2,5K

Kalor yang diserap air (Qair)
Qair                = mair x c x ∆ Ta
1)      Qair           = 18gr x 4.2 j gr-1 K-1 x 4,5 K = 340,2 J
2)      Qair              = 27gr x 4.2 j gr-1 K-1 x 6 K      = 680,4 J
3)      Qair              = 36gr x 4.2 j gr-1 K-1 x 5 K = 756 J
4)      Qair              = 36gr x 4.2 j gr-1 K-1 x 5 K = 756 J
5)      Qair              = 26gr x 4.2 j gr-1 K-1 x 3 K = 327.6 J
6)      Qair              = 45gr x 4.2 j gr-1 K-1 x 2,5 K  = 472,5 J

Kalor yang diserap ethanol (Qet)
Qet     = met x c x ∆ Tm
1)      Qet  = 22,9 gr x 1,92 j gr-1 K-1 x 5,5 K       = 241,824 J
2)      Qet = 15,3 gr x 1,92 j gr-1 K-1 x 7 K           =  205,632 J
3)      Qet = 11,5 gr x 1,92 j gr-1 K-1 x 6 K           = 132,48 J
4)      Qet = 9,20 gr x 1,92 j gr-1 K-1 x 6 K           = 105,984 J
5)      Qet = 4,60 gr x 0,61 j gr-1 K-1 x 4 K           = 11,224 J
              6)   Qet    = 3,80 gr x 0,61 j gr-1 K-1 x 3,5 K    = 8,113 J

Kalor yang diserap kalorimeter (Qkal)
Q kal               = k x ∆T
1)      Q kal          = 112 J K-1 x 4,5K       = 504 J
2)      Q kal          = 112 J K-1 x 6K          = 672 J
3)      Q kal          = 112 J K-1 x 5K          = 560 J
4)      Q kal          = 112 J K-1 x 5K          = 560 J
5)      Q kal          = 112 J K-1 x 3K          = 336 J
6)      Q kal          = 112 J K-1 x 2,5K       = 280 J

Kalor pelarutan (Q)
                         Q        = Qair + Qmet + Q kal
1)    Q   = 340,2 J + 241,824  J + 504 J          = 1086,024 J
2)      Q    = 680,4 J + 205,632 J + 672 J           = 1558,032 J
3)      Q    = 756 J + 132,48 J + 560 J                = 1448,48 J
4)      Q    = 756 J + 105,984 J + 560 J              = 1421,984 J
5)      Q    = 327,6 J + 11,224 J + 336 J             = 674,824 J
6)      Q   = 472,5 J + 8,113 J + 280 J               = 760,613 J


∆H Pelarutan


 




1)      ∆H           = 1086,024 J / 0,71 mol          = 1529,611 J mol-1
2)      ∆H           = 1558,032 J / 0,49 mol          = 3179,657 J mol-1
3)      ∆H           = 1448,48 J / 0,41 mol            = 3532,878 J mol-1
4)      ∆H           = 1421,984 J / 0,27 mol          = 5266,607 J mol-1
5)      ∆H           = 674,824  J / 0,17 mol           = 3969,553 J mol-1
6)      ∆H           = 760,613 J/ 0,12 mol             = 6338,442 J mol-1

4.1.4 Penentuan Kalor Penetralan NaOH-HCl
 TNaOH = 270C +273= 300 K
              THCl     = 270C +273= 300 K
              ρlarutan = 1.03 gr/cm3
               Clarutan = 3.96 J/gK
               Tcamp/akhir = 350C +273 K =308 K
               Tawal = TNaOH + THCl /2 =300 K + 300 K/2 = 300 K
                Vlarutan = VHCl + V NaOH= 20 mL +20 mL =40 mL
                       
NaOH  + HCl → NaCl + H2O
·           mol NaOH = x 2 = 0,04 mol
·           mol HCl    =  x 2 = 0,04 mol
·           ΔT = Tcamp – Tawal = 308 K-300 K = 8 K

Q1  = mlarutan x Clarutan x ΔT
= 40gr x 1,03 x 3,96.8 =1305,216 J
            Q2   = k x DT
        = 112. 8
       = 896 J
             Q3  = Q1 + Q2
       = 1305,216 +896
       =2201,216 J
Maka,
DH Penetralan = kalor reaksi /mol hasil reaksi
                                    = 2201,216 /0,04= 55030,4 J/mol
=55,0304 kJ/mol

4.2      Grafik
a.      Penentuan tetapan calorimeter
b.      Penentuan kalor reaksi


c.       Penentuan kalor penetralan NaOH-HCl

PEMBAHASAN
            Termokimia atau energetika kimia dalah ilmu yang mempelajari perubahan kalor  dalam reaksi kimia. Pada percobaan kali ini, praktikan melakukan empat kali percobaan, yaitu penentuan tetapan kalorimeter, penentuan kalor reaksi Zn(s) – CuSO4 (aq), penentuan kalor pelarutan Ethanol-air dan penentuan kalor penetralan  NaOH – HCl. Pada percobaan kali ini digunakan kalorimeter, yang dipergunakan untuk mengukur jumlah kalor yang diserap atau dilepaskan.   Pada percobaan ini digunakan kalorimeter  karena kalorimeter mempunyai sifat yang khas dalam mengukur panas. Ini dapat terjadi karena kalorimeter sendiri (baik gelas , polistirena atau logam ) mengisap panas yang diserap, sehingga semua panas terukur.
A.      Penentuan tetapan calorimeter
Pada percobaan penentuan tetapan kalorimeter, air yang bersuhu ruangan (28o C) dimasukkan kedalam kalorimeter ditambahkan dengan air dengan yang mempunyai suhu lebih tinggi (38oC). Pengukuran waktu menggunakan stopwatch dilakukan bersamaan dengan menuangkan air dengan suhu lebih tinggi kedalam kalorimeter. Pembacaan suhu dilakukan setiap 1 menit selama 7 menit agar dapat mengetahui perubahan kalor yang terjadi. Pengadukan campuran dilakukan untuk mempercepat jalannya reaksi. Pada proses ini (tidak terjadi reaksi kimia tetapi proses fisik), kenaikan tempratur air dingin (DT) dapat dihitung dengan menggunakan pengurangan suhu maksimum yang konstan dengan suhu air dingin (304K – 301K = 3K). Sedangkan penurunan temperatur air panas (Dt) dapat dihitung dengan menggunakan pengurangan suhu air panas dengan suhu maksimum yang konstan (311K – 304K = 7K). Setelah diperoleh (DT) dan (Dt) maka dapat diperoleh tetapan sebesar 112 J K-1.
B.       Penentuan kalor reaksi Zn(s)-CuSO4 (aq)
Percobaan ini bertujuan untuk menentukan nilai kalor reaksi dari 40 ml CuSO4 0,5 M dengan Zn(s) 0,989 gram. Waktu yang dibutuhkan untuk menguji larutan adalah selama 10 menit. Pada saat awal, berdasarkan rata-rata temperatur, CuSO4 memilki suhu 28,5 0C. Setelah dilakuan pencampuran dengan 0,989 gram Zn padat, suhu larutan naik menjadi 33 oC. kenaikan suhu ini terjadi. Pada menit ke-3 suhu pencampuran naik menjadi 32,5oC. pada menit ke-4 sampai menit ke 10, suhu naik sebanyak 0,5oC. Dan suhu bertahan di 33oC, pada saat ini seluruh zat dalam larutan bereaksi seutuhnya sehingga menghasilkan suhu maksimal, pada saat yang sama suhu larutan konstan. Dari reaksi
Zn     + CuSO4 ® Cu +ZnSO4
suhu sistem dengan lingkungan pada saat itu sudah mengalami kesetimbangan sehingga suhu sistem tetap.
Dari perhitungan didapatkan entalphi reaksinya adalah  183,9456 kJ mol-1. Nilai ini merupakan nilai positif, ini berarti dari reaksi tersebut terjadi reaksi endoterm, yaitu reaksi yang memerlukan kalor.
C.       Penentuan kalor pelarutan ethanol-air
Percobaan ini bertujuan untuk menentukan kalor pelarutan ethanol dengan air. Pada percobaan terjadi kenaikan suhu maka reaksi ini merupakan reaksi yang menyerap kalor (endoterm).Percobaan dilakukan dengan berbagai perbandingan dimana volume air semakin diperbesar sedangkan volume ethanol semakin diperkecil, seperti pada tabel berikut:
NO
Perbandingan Volume
Air : ethanol
∆H Pelarutan (J/mol)
1.
18 : 29
1529,611
2.
27 : 19,3
3179,657
3.
36 : 14,5
3532,878
4.
36 : 11,6
5266,607
5.
26 : 5,8
3969,553
6.
45 : 4,8
6338,442













Dari data di atas dapat kita lihat bahwa jika perbandingan volume air lebih besar dibandingkan dengan volume ethanol, maka semakin besar ∆H Pelarutannya dan jika nilai perbandingan mol air : mol ethanol semakin besar, maka  ∆H reaksinya pun semakin besar.
D.      Penentuan kalor penetralan NaOH-HCl
Pada percobaan penentuan kalor penetralan, larutan asam dan basa harus memiliki suhu yang sama, sebab jika suhunya berbeda maka perubahan kalor yang terjadi bukan hanya berasal dari kalor reaksi melainkan dari kalor campuran kedua larutan dengan suhu berbeda. Setelah suhu kedua larutan sudah sama(TNaOH=THCl= 27oC),barulah dicampurkan kedalam kalorimeter untuk melihat perubahan suhu yang terjadi untuk menentukan perubahan kalor reaksi penetralan.
Setelah dicampurkan, ternyata suhunya mengalami kenaikan sebesar 8oC menjadi 35oC Suhu tersebut merupakan suhu maksimal karena pada kondisi tersebut telah terjadi penyerapan kalor dari kalorimeter ke dalam larutan campuran (reaksi endoterm). Setelah dilakukan pengolahan data dari NaOH+HCl atau OH- + H+ maka diperoleh nilai perubahan entalphi penetralan bernilai positif sebesar 55,0304 kJ/mol.

KESIMPULAN
-          Dari percobaan diatas dapat disimpulkan bahwa dalam setiap reaksi kimia akan selalu disertai dengan perubahan energi. Perubahan energi ini dapat dilihat salah satunya dari perubaan suhu yang terjadi.
-          Perubahan kalor atau entalpi dapat ditentukan dengan besarnya perbedaan entalpi zat yang bereaksi dan zat hasil reaksi.
-          Tetapan kalorimeter adalah sebesar 112 J K-1
-          Kalor reaksi sebesar 1229,304 J Kalor reaksi tergantung pada massa zat, kalor jenis, dan perubahan suhu yang terjadi.
-          Kalor reaksi tergantung pada massa zat, kalor jenis, dan perubahan suhu yang terjadi.
-          Kalor pelarutan sebesar 1086,024 J; 1558,032 J; 1448,48 J; 1421,984 J; 674,824 J; 760,613J
-          Kalor penetralan sebesar 55,0304 kJ/mol
-          Pada percobaan pelarutan ethanol – air, terdapat hubungan berbanding lurus antara ∆H pelarutan dengan perbandingan mol air / mol ethanol.



DAFTAR PUSTAKA
            Achmad, Drs Hiskia.1992. Wujud Zat dan Kesetimbangan Kimia. Bandung : PT Citra                              Aditya Bakti.
            Alberty, Robert. 1992. Kimia Fisika. Jakarta: Erlangga
»»  readmore...